Langsung ke konten utama

Kegiatan Ramadan Nduk Rasti


Alhamdulillah bulan Ramadan kali ini nduk Rasti menjalankan puasa.  Puasa tidak membuat nduk malas.  Malah semakin aktif. Nduk menjalankan kegiatannya di bulan puasa ini dengan suka cita.

Bagun sahur tanpa drama, sekolah seperti biasa, shalat makin tertib, mengajinya semakin rajin, shalat tarawih tak ketinggalan.  Selain itu TPA setiap sore dan sekolah modeling setelah pulang sekolah pun dilakukan dengan happy. Namun yang berbeda sekarang setiap siang nduk mau untuk tidur siang.  😴💤

Semua kegiatan tersebut nduk lakukan tanpa "disuruh" sudah otomatis.  Alhamdulillah nduk bertanggungjawab jawab atas semua kegiatannya. Ini adalah salah satu ciri anak yang mandiri dan bertanggung jawab. Bagaimana dengan si kecil bunda? 

Setiap usai shalat taraeih nduk mengaji juz ama. Mengaji selain mendapatkan pahala, si kecil pun akan mendapatkan wawasan yang luas tentang agama. Ketika mengaji pun cerdas kreatif si kecil akan makin terasah lho Bunda. Hampir sama dengan membaca buku si kecil akan menambah perbendaharaan kata. Selain itu si kecil  belajar memahami 2 bahasa yaitu bahasa Arab & Indonesia.

Nduk pun selalu bertanya ketika apa yang dibacanya terasa asing. Rasa ingin tahu nya sangat luar biasa 😍😍

Yuk dukung dan dampingi si kecil agar puasanya kali ini lancar, penuh semangat dan si kecil semakin siap menjadi Generasi Maju. 

Jangan lupa penuhi nutrisi si kecil ketika sahur dan buka ya Bunda.  Dua gelas susu sehari,  satu gelas tuk sahur dan satu gelas tuk buka. 🍼

Bunda, bagaimana kegiatan si kecil selama puasa? 

#MombassadorSGMEksplor #SGMEksplor #GenerasiMaju

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...

Asah Cerdas Kreatif Si Kecil dengan Bermain ABC 5 Dasar

Nduk Rasti dan dek Nadia serius sekali bermain permainan ABC 5 Dasar. Permainan ini sangat populer di tahun 1990-an. Alhamdulillah nduk Rasti masih bisa mengenal permainan ini di era digital saat ini. Permainan ini sangat menyenangkan. O iya permainan ini jika di daerah bunda apa namanya? Kenapa nama permainan disebut ABC 5 Dasar karena permainannya menggunakan huruf alfabet ABC dan dengan menggunakan kelima jari. M emainkan permainan tradisional yang satu ini tidak menggunakan alat apapun hanya menggunakan jemari kita sebagai perhitungannya. Permainan ini mengharuskan si kecil berfikir dengan cepat. Permainan ini dimainkan oleh tiga sampai lima orang, semakin banyak semakin seru. Cara bermainnya mudah, si kecil dan teman-temannya menyepakati nama-nama yang nantinya akan menjadi tema permainan, misalkan nama-nama hewan, nama buah, menyebutkan nama transpotasi, menyebutkan nama benda yang ada di dalam rumah atau kelas dan lain-lain. Maka, permainan ini juga dapat ...

Outbound Kelas

 Kegiatan awal semester kali ini di awali dengan kegiatan di luar kelas. Nduk Rasti dan teman-teman-teman sekelasnya mengikuti kegiatan outbound. Outbound merupakan kegiatan liburan di alam terbuka dengan berbagai macam permainan,  baik menggunakan alat maupun tanpa alat.  Kegiatan belajar di alam terbuka seperti outbound ini bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. Kegiatan outbound membentuk pola pikir yang cerdas kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman si kecil menuju pendewasaan diri. Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seseorang, membentuk leadership seseorang yang dimulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama mengahdapi tantangan, mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil resiko untuk menyelesaikan suatu per...