Langsung ke konten utama

Bermimpilah, Berusaha dan Raih Mimpi itu!


Minggu,  7 Juli 2019 adalah hari yang sangat dinantikan oleh Nduk Rasti. Hari dimana nduk akan menjadi siswa yang lulus dari sekolah modelling. Merasakan wisuda atau "graduation" ala model.

Karena sebelum mendapatkan ijazah atau dinyatakan lulus para siswa akan melakukan "fashion show". Mengenakan pakaian dari pihak yang men-support acara ini. Pakaian yang pastinya cantik dan keren.

Awalnya Nduk Rasti ingin dan tertarik sekolah modelling karena hanya ingin belajar. Hal ini dikarenakan Nduk Rasti pemalu dan kurang percaya diri. Namun dengan berjalannya waktu, proses panjang yang dilewati dan Nduk Rasti terus belajar membuatnya semakin mandiri dan percaya diri.

Support dari keluarga,  coach dan teman-teman sangat membantu dan memotivasi nduk untuk terus belajar. Don't Stop Dreaming Nduk! Bermimpilah,  Berusaha dan Raih Mimpi itu! 

Satu mimpi Nduk Rasti untuk berjalan di catwalk mengenakan pakaian yang cantik dan dilihat banyak penonton akhirnya terwujud. Sejak jam 7 pagi nduk ada di lokasi untuk GR. Baru show jam 2 siang dan 5 sore, namun hal ini tidak menyurutkan semangatnya.

Selain itu ketika ada acara dan kesempatan untuk melihat show dari para coach,  kakak senior sangat menginspirasi nduk Rasti untuk dapat seperti mereka. Terlebih ketika dapat bertemu super model,  saling bertukar cerita dan menginspirasi semakin membuat nduk rajin belajar dan berlatih untuk lebih mandiri,  percaya diri dan supel. 

Sekarang,  Nduk Rasti sudah tidak merasa malu untuk tampil di depan banyak orang. Sering kali celetuknya terdengar sederhana namun WOW bagi ku, "tepuk tangan penonton membuatku semangat Buk". Hal ini memotivasi nduk untuk selalu belajar dan semakin percaya diri ketika berjalan di catwalk. Pastinya Nduk akan menantikan catwalk yang lain. 😍😍

Ketika show berjalan lancar,  semuanya dengan percaya diri melangkahkan kaki dan berpose. Keren sekali! 

Di Akhir show dipanggil nya nama para siswa satu persatu untuk diberikan semacam keterangan bahwa para siswa telah lulus. Setelah semuanya menerima papan kelulusan,  ada perhargaan khusus untuk Siswa terbaik dan terfavorit. Alhamdulillah Nduk Rasti menjadi "The Best Student Batch 2".

Tidak aku sangka Nduk mendapatkan predikat tersebut, ketika nama nduk disebut saya merinding, bangga plus haru. Nduk yang pemalu sudah bermetamorfosis menjadi gadis kecil yang mandiri, percaya diri, supel dan LUAR BIASA. Semakin rajin belajar nya ya nduk,  selalu HAPPY & SEMANGAT. 

Dukung minat bakat si kecil ya Bunda agar siap menjadi Generasi Maju yang tumbuh kuat dan tinggi, cerdas kreatif, mandiri, percaya diri dan supel. Cukupi nutrisinya dan stimulasi yang tepat.  Jangan lupa 2 gelas SGM Eksplor sehari.

#MombassadorSGMEksplor #SGMEksplor #GenerasiMaju 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Motorik Halus Sejak Dini

Perkembangan gerak motorik anak terus berkembang secara signifikan. Gerakan motorik terbagi menjadi tiga, yaitu gerakan refleks, motorik kasar, dan motorik halus. Pada dasarnya, gerakan refleks dan motorik kasar akan berkembang dengan sendirinya melalui aktivitas gerak anak sehari-hari. Contohnya adalah aktivitas merangkak, meraba, berjalan, melompatdan berbagai gerakan lainnya. Melatih gerakan motorik halus pada anak membutuhkan kesabaran, konsentrasi, serta sinkronisasi otak, saraf dan gerak tubuh. Melalui permainan-permainan sederhana berikut ini motorik halus si kecil akan terasah. Permainan apa sajakah itu? Mungkin beberapa permainan sempat saya post sebelumnya. 1. Bermain pasir Permaianan ini bisa dimulai dengan perlahan-lahan ajak si kecil mengumpulkan pasir di ember atau tempat yang disediakan. Mencetak pasir mengikuti bentuk tertentu seperti istana pasir atau benteng kerajaan. Kegiatan ini dapat merangsang gerak motorik halus dan juga melatih anak untuk berimajinasi...

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...