Langsung ke konten utama

Salah Satu Cita-Cita Nduk


Alhamdulillah beberapa waktu lalu nduk dan ibuk diberi kesempatan melihat fashion show dalam rangka grand opening sebuah Mall di kabupaten ku. Fashion yang sangat megah karya salah satu perancang busana senior yang luar biasa untuk memperingati juga 30 tahun beliau berkarier di dunia fashion.

Fashion show yang terbilang sangat megah,  antusiasme para penonton pun luar biasa,  termasuk nduk Rasti. 

Nduk sangat terkagum-kagum. "Aku bisa seperti itu tidak ya Bu? " Tanyanya sambil memperhatikan para model memperagakan berbagai baju. "Aku jawab BISA,  nduk harus semangat dan happy ya belajar nya" Pesanku. 

Di akhir acara Nduk Rasti mencoba ber-pose ala model di catwalk dan berharap suatu saat bisa merasakan catwalk semegah ini. Aamiin. Salah satu cita-cita besarnya nduk Rasti.  Semoga suatu saat nanti akan tercapai.

Bunda, tenyata melihat fashion show atau pergelaran busana bermanfaat lho untuk si kecil.

Menonton fashion show menjadi sarana si kecil  mengenal profesi yang terlibat dalam suatu fashion show dan biasanya jarang si kecil temui. Sebut saja profesi model, koreografer, perancang busana, fotografer, make up artis, sound eingineer dan pembawa acara/MC (Master of Ceremony). 

Jelaskan juga yang menjadi tugas atau tanggung jawab semua profesi tersebut. Sesekali ajak si kecil tebak-tebakan Bunda. Pasti menyenangkan sekali Bunda. Sambil menonton pun si kecil dapat mengeksplor hal baru,  menambah wawasannya dan mengasah potensi cerdas kreatifnya. 

Selain itu si kecil akan terinspirasi dan terbangun rasa percaya dirinya. Contoh nya Nduk jadi ingin merasakan  berjalan di catwalk mengenakan busana karya perancang busana yang hebat.

Saat si kecil melihat para model berjalan di catwalk, secara tidak sadar si kecil akan terinspirasi ingin menjadi seperti mereka. Si kecil akan berusaha untuk lebih berani, mandiri, percaya diri dan lebih semangat lagi belajar untuk berdiri dan berjalan tanpa rasa malu, meskipun ditonton orang banyak.

Moment seperti ini bisa Bunda sisipkan edukasi tentang rasa percaya diri. Tak hanya percaya diri, ketika berada di lingkungan baru pun, si kecil akan semakin mandiri dan supel karena bisa langsung merasa nyaman karena ia belajar bersosialisai dengan cepat. Pujian-pujian kecil jangan lupa sampaikan kepada si kecil ya Bunda.

Wah seru sekali ya ternyata melihat fashion show. Tetapi saya dan para orang tua tetap harus memfilternya ya sesuai usia si kecil. 

Dukung minat bakat si kecil ya Bunda agar siap menjadi Generasi Maju yang tumbuh kuat dan tinggi, cerdas kreatif, mandiri, percaya diri dan supel. Cukupi nutrisinya dan stimulasi yang tepat.  Jangan lupa 2 gelas SGM Eksplor sehari.

#MombassadorSGMEksplor #SGMEksplor #GenerasiMaju

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Motorik Halus Sejak Dini

Perkembangan gerak motorik anak terus berkembang secara signifikan. Gerakan motorik terbagi menjadi tiga, yaitu gerakan refleks, motorik kasar, dan motorik halus. Pada dasarnya, gerakan refleks dan motorik kasar akan berkembang dengan sendirinya melalui aktivitas gerak anak sehari-hari. Contohnya adalah aktivitas merangkak, meraba, berjalan, melompatdan berbagai gerakan lainnya. Melatih gerakan motorik halus pada anak membutuhkan kesabaran, konsentrasi, serta sinkronisasi otak, saraf dan gerak tubuh. Melalui permainan-permainan sederhana berikut ini motorik halus si kecil akan terasah. Permainan apa sajakah itu? Mungkin beberapa permainan sempat saya post sebelumnya. 1. Bermain pasir Permaianan ini bisa dimulai dengan perlahan-lahan ajak si kecil mengumpulkan pasir di ember atau tempat yang disediakan. Mencetak pasir mengikuti bentuk tertentu seperti istana pasir atau benteng kerajaan. Kegiatan ini dapat merangsang gerak motorik halus dan juga melatih anak untuk berimajinasi...

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...