Langsung ke konten utama

Semangat Baru di Hari Pertama Sekolah


Setelah libur sekolah selama 3 minggu akhirnya hari ini, tanggal 15 Juli 2019 adalah hari pertama sekolah.  Hari pertama di tahun ajaran baru. Tidak terasa, Nduk Rasti sudah kelas 4 Sekolah Dasar. Tumbuh menjadi anak yang tumbuh tinggi dan kuat, cerdas kreatif, mandiri,  percaya diri dan supel.

Pagi ini, Nduk sangat antusias karena akan bertemu teman-teman dan para guru. Dan kata Nduk ada siswa baru di kelas 1, nduk ingin segera melihat adik-adik kelas yang lucu. 

Pagi tanpa drama apapun. Bangun tidur pun tanpa drama. Nduk Rasti bergegas mandi walaupun pagi ini sangat dingin dan gosok gigi sendiri. Berpakaian pun dilakukan sendiri. Nduk semakin mandiri dan percaya diri karena semua perlengkapan sekolah sudah disiapkannya sendiri. Pagi ini pun tidak lupa nduk cek lagi agar tidak ada yang tertinggal. Ibuk hanya kebagian siapkan sarapan nduk. 😍😘

Peluk dan sun sayang untuk nduk agar hari ini menyenangkan dan berkesan.  Tidak lupa nduk berpamitan dan cium tanganku sebelum berangkat sekolah. Nduk pun berpesan "Aku sekolah bareng kakung aja,  ibuk istirahat karena nanti kan kerja". Auto baper ibuk.  ☺😍😚🤗

Semangat ya Nduk sekolahnya. Selalu jadi kesayangan dan kebanggaan ibuk. 😍😘

Bagaimana persiapan para Bunda dan si kecil?

Pastinya semua persiapan sudah dilakukan ya. Jangan sampai ada yang terlewat dan tertinggal ya Bunda. Seragam sekolah dan kelengkapannya, sepatu hitam, kaos kaki putih dan ikat pinggang kemudian tas beserta buku dan alat tulisannya ya Bunda. Bekal pun jangan sampai terlupa ya Bunda agar si kecil tidak jajan sembarangan di Sekokah.

Mental si kecil pun harus dipersiapkan ya Bunda, khususnya bagi si kecil yang baru masuk sekolah baik ke PAUD, TK maupun SD karena si kecil akan beradaptasi dengan lingkungan baru, teman-teman baru dan pelajaran yang berbeda dengan di jenjang sebelumnya.

Jangan lupa berikan sarapan bernutrisi untuk si kecil karena sarapan banyak manfaatnya. Menambah energi si kecil agar tidak lesu dan menjadikan si kecil fokus ketika menerima pelajaran. Agar lebih maximal sarapannya jangan lupa untuk selalu memberikan segelas #SGMEksplor favorit si kecil.

Selalu Dukung dan dampingi si kecil agar siap menjadi #GenerasiMaju yang tumbuh Tinggi dan Kuat, Cerdas Kreatif, Mandiri dan Percaya Diri serta Supel. Sehari dua gelas SGM Eksplor jangan lupa ya Bunda. 

#MombassadorSGMEksplor

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...

Asah Cerdas Kreatif Si Kecil dengan Bermain ABC 5 Dasar

Nduk Rasti dan dek Nadia serius sekali bermain permainan ABC 5 Dasar. Permainan ini sangat populer di tahun 1990-an. Alhamdulillah nduk Rasti masih bisa mengenal permainan ini di era digital saat ini. Permainan ini sangat menyenangkan. O iya permainan ini jika di daerah bunda apa namanya? Kenapa nama permainan disebut ABC 5 Dasar karena permainannya menggunakan huruf alfabet ABC dan dengan menggunakan kelima jari. M emainkan permainan tradisional yang satu ini tidak menggunakan alat apapun hanya menggunakan jemari kita sebagai perhitungannya. Permainan ini mengharuskan si kecil berfikir dengan cepat. Permainan ini dimainkan oleh tiga sampai lima orang, semakin banyak semakin seru. Cara bermainnya mudah, si kecil dan teman-temannya menyepakati nama-nama yang nantinya akan menjadi tema permainan, misalkan nama-nama hewan, nama buah, menyebutkan nama transpotasi, menyebutkan nama benda yang ada di dalam rumah atau kelas dan lain-lain. Maka, permainan ini juga dapat ...

Outbound Kelas

 Kegiatan awal semester kali ini di awali dengan kegiatan di luar kelas. Nduk Rasti dan teman-teman-teman sekelasnya mengikuti kegiatan outbound. Outbound merupakan kegiatan liburan di alam terbuka dengan berbagai macam permainan,  baik menggunakan alat maupun tanpa alat.  Kegiatan belajar di alam terbuka seperti outbound ini bermanfaat untuk meningkatkan keberanian dalam bertindak maupun berpendapat. Kegiatan outbound membentuk pola pikir yang cerdas kreatif, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual dalam berinteraksi. Kegiatan ini akan menambah pengalaman si kecil menuju pendewasaan diri. Pengalaman dalam kegiatan outbound memberikan masukan yang positif dalam perkembangan kedewasaan seseorang, membentuk leadership seseorang yang dimulai dari pembentukan kelompok. Kemudian setiap kelompok akan menghadapi bagaimana cara berkerja sama mengahdapi tantangan, mengambil keputusan dan keberanian untuk mengambil resiko untuk menyelesaikan suatu per...