Langsung ke konten utama

Membuat Pasir Ajaib


Ketika hari libur nduk Rasti pasti mendapat kunjungan. Wah senangnya nduk Rasti mendapat kunjungan dari teman-teman kecilnya. Ada dek Icha, dek Rere, dek Khansa dan Tari. Mereka adalah teman-teman nduk Rasti di rumah. Mereka berkumpul di rumah untuk bermain bersama dan membuat pasir ajaib dari tepung.

Pasti bunda dan si kecil sudah tak asing lagi dengan pasir ajaib. Pasir ajaib adalah sebutan untuk pasir buatan yang biasanya digunakan anak-anak untuk bermain membuat kreasi berbagai bentuk.

Untuk membuat pasir ajaib dari tepung, bahan yang dipergunakan pun mudah ditemui di sekitar kita. 

Bahan-bahan:
  • Tepung terigu
  • Pewarna makanan
  • Baby oil atau minyak zaitun
Bahan-bahannya mudah ditemui kan? Lanjut ke proses pembuatannya ya. Cara membuatnya cukup campurkan semua bahan hingga tercampur rata.

Nduk Rasti dengan sabar mengajari mereka membuat pasir ajaib. Mereka bergantian mencampur adonan pasir ajaib dari tepung. Mereka dengan tertib menunggu giliran.

Setelah jadi pun pasir ajaib dibagi rata oleh Nduk Rasti untuk bermain bersama. Pasir ajaib dibentuk menjadi berbagai bentuk sesuai imajinasi dan kreatifitas mereka. Kegiatan ini mengasah cerdas kreatif mereka.

Ketika si kecil dapat membuat sesuatu pun ini menjadi bukti bahwa si kecil tumbuh menjadi anak yang cerdas kreatif.

Nduk selalu bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan berbagai kegiatan positif. Menyalurkan ide-ide kreatifnya menjadi karya yang unik, keren dan indah. Jadi, biarkan si kecil berkarya sesuai kreativitas dan imajinasinya. Hal ini sekaligus mengasah cerdas kreatifnya dan meningkatkan kemandirian serta kepercayaandirinya. ☺

Berkumpul dan bermain bersama dengan teman-teman menjadi ajang bersosialisasi si kecil. Membentuk si kecil menjadi anak yang supel dan mandiri. Di kesempatan ini pun nduk Rasti menempatkan diri sebagai kakak, leader dan teman.

Setelah selesai bermain pun mereka membersihkan tempat untuk bermainnya seperti semula. 

Sebagai bunda kita harus selalu mendampingi dan mendukung si kecil menjadi generasi maju yang tumbuh tinggi dan kuat, cerdas kreatif, mandiri, percaya diri dan supel. Penuhi nutrisinya dan jangan lupa 2 gelas SGM Eksplor sehari.
#MombassadorSGMEksplor #SGMEksplor #GenerasiMaju

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Cerdas Kreatif Si Kecil dengan Bermain ABC 5 Dasar

Nduk Rasti dan dek Nadia serius sekali bermain permainan ABC 5 Dasar. Permainan ini sangat populer di tahun 1990-an. Alhamdulillah nduk Rasti masih bisa mengenal permainan ini di era digital saat ini. Permainan ini sangat menyenangkan. O iya permainan ini jika di daerah bunda apa namanya? Kenapa nama permainan disebut ABC 5 Dasar karena permainannya menggunakan huruf alfabet ABC dan dengan menggunakan kelima jari. M emainkan permainan tradisional yang satu ini tidak menggunakan alat apapun hanya menggunakan jemari kita sebagai perhitungannya. Permainan ini mengharuskan si kecil berfikir dengan cepat. Permainan ini dimainkan oleh tiga sampai lima orang, semakin banyak semakin seru. Cara bermainnya mudah, si kecil dan teman-temannya menyepakati nama-nama yang nantinya akan menjadi tema permainan, misalkan nama-nama hewan, nama buah, menyebutkan nama transpotasi, menyebutkan nama benda yang ada di dalam rumah atau kelas dan lain-lain. Maka, permainan ini juga dapat ...