Langsung ke konten utama

Dulu Aku Anak SGM & Sekarang Aku Mombassador SGM Eksplor

Semangat Pagi Bunda, 

Bunda pasti pernah merasakan masa kecil dengan segala kelucuan, keseruan dan kebahagiannya. Bagaimana masa kecil Bunda?




Aku ingin sedikit berbagi cerita masa kecilku. Yuk, langsung aja.


Saat aku kecil, aku juga #AkuAnakSGM lho tetapi dulu belum jadi SGM Eksplor 1plus, 3plus dan 5plus. Yang aku tahu Susu SGM. 


Liat foto ini pengen ketawa dech, lucu soalnya. Aku pernah se kecil itu dan senang banget bisa menari di atas panggung.

Alhamdulillah aku memiliki orangtua yang selalu mendukungku menekuni hobbyku yaitu menari dan melukis. Orangtuaku selalu menemaniku ketika pentas menari dimanapun. Orangtuaku pun selalu membelikan berbagai keperluan melukisku.

Beberapa kali aku menjuari lomba mewarnai dan melukis kaligrafi. Selain itu aku bisa menari diberbagai kesempatan. Menyenangkan sekali menekuni hobby yang didukung oleh orang tua.😻😍

Kata ibuku aku tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas kreatif dan mandiri. Tapi sayangnya aku dulu pemalu dan tidak percaya diri tetapi untungnya bapak dan ibu selalu mendukungku dan meyakinkanku bahwa aq anak yang hebat. I love You bapak Ibu.😘😘

Walau badanku kecil aku ini kecil-kecil cabe rawit lho, dari SD sering jadi juara kelas. Tetapi hal ini adalah buah dari hasil kerja kerasku. 😍

Stimulasi yang tepat dan kebiasaan minum susu 2 gelas sehari menjadikanku #GenerasiMaju

Jadi aku pun ingin nduk Rasti menjadi Anak Generasi Maju yang tumbuh kuat dan tinggi, cerdas kreatif, mandiri, percaya diri dan supel.


Sebagai ibuk dan juga Mombassador SGM Eksplor saat ini aku memberikan segala hal yang terbaik untuk nduk.

Dukungan dan pendampingan yang maksimal dalam mencapai asa-nya. Stimulasi yang tepat serta berikan 2 gelas SGM Eksplor 5 plus rasa coklat atau madu favoritnya sebagai nutrisi pelengkap yang tepat agar selalu aktif dalam segala aktifitasnya.


Saat ini nduk Rasti pun telah tumbuh menjadi anak yang tumbuh kuat dan tinggi, cerdas kreatif, mandiri, percaya diri dan supel. Berbagai prestasi telah diraihnya. Piala dan berbagai rewards pernah didapatnya.

Kemenangan tak membuatnya berbangga hati namun menjadi motivasi baru untuk terus belajar dan berkarya. Semangat terus Nduk Rasti kesayangan ibuk. 😘😘

Satu keinginan nduk yang baru aku coba wujudkan yaitu sekolah designer karena nduk sempat bercerita pada ku ingin menjadi designer yang karyanya bisa dipakai olehnya sendiri dan model-model terkenal. Do'akan ya bunda-bunda semua ada rezeki untuk ini. Aamiin. 🙏🙏

Bagaimana dengan Bunda dan si kecil? 
Apa harapan Bunda untuk si Kecil? 


Oya jangan lupa untuk update artikel menarik seputar nutrisi, parenting, tumbuh kembang dan juga bisa cek potensi prestasi si kecil.  Ayo kunjungi situs generasimaju.co.id atau Fanpage Aku Anak SGM dan Instagramnya @akuanaksgm

Ibuk undur diri dulu. Selamat beraktivitas dan See you 😘

#MombassadorSGMEksplor

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Motorik Halus Sejak Dini

Perkembangan gerak motorik anak terus berkembang secara signifikan. Gerakan motorik terbagi menjadi tiga, yaitu gerakan refleks, motorik kasar, dan motorik halus. Pada dasarnya, gerakan refleks dan motorik kasar akan berkembang dengan sendirinya melalui aktivitas gerak anak sehari-hari. Contohnya adalah aktivitas merangkak, meraba, berjalan, melompatdan berbagai gerakan lainnya. Melatih gerakan motorik halus pada anak membutuhkan kesabaran, konsentrasi, serta sinkronisasi otak, saraf dan gerak tubuh. Melalui permainan-permainan sederhana berikut ini motorik halus si kecil akan terasah. Permainan apa sajakah itu? Mungkin beberapa permainan sempat saya post sebelumnya. 1. Bermain pasir Permaianan ini bisa dimulai dengan perlahan-lahan ajak si kecil mengumpulkan pasir di ember atau tempat yang disediakan. Mencetak pasir mengikuti bentuk tertentu seperti istana pasir atau benteng kerajaan. Kegiatan ini dapat merangsang gerak motorik halus dan juga melatih anak untuk berimajinasi...

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...