Langsung ke konten utama

Wajah Bunda Mombassador SGM Eksplor Melek Digital Dukung Si Kecil Menjadi Anak Generasi Maju

Pentingnya Keterampilan Digital sebagai Wajah Bunda Generasi Maju Mombassador SGM Eksplor, Mendukung Anak Generasi Maju. 

Semangat pagi Bunda-Bunda Hebat,


Assalamualaikum.. 

Berasa lama tak bersua ya hihi... Tiga minggu lalu full istirahat dan hari ini saatnya kembali berbagi keceriaan bersama.

Sebelumnya Ibuk sempat membahas tentang perjalananku menjadi Mombassador SGM Eksplor dan saat ini Ibuk ingin berbagi cerita tentang pentingnya keterampilan digital di jaman milenial.

Bunda pasti senang kan membagikan keceriaan dan keseruan aktivitas bunda, keluarga dan sahabat di social media?D satu point penting yang menarik dari unggahan kita di sosial media selain foto adalah caption nya. Pastinya harus interaktif ya Bunda.

Sebuah caption harus dapat mendiskripsikan sebuah foto atau perasaan yang mengunggah foto tersebut.

Ini adalah hasil sharing kami di Kelas Bunda Mombassador SGM Eksplor Yogyakarta dengan Tema "Workshop Photography & Storytelling In Social Media". Tema yang menarik dan sangat sesuai dengan hobi saya. Yang makin membuat saya antusias adalah narasumbernya yaitu seorang influencer cantik, smart dan inspiratif.


Selain membuat caption yang bercerita, kami pun belajar editing foto dengan aplikasi. Pastinya kami langsung mempraktekannya. Semakin semangat membuat unggahan yang menarik.🥰😍

Di era digital ini kita harus terus belajar, aktif, produktif dan pastinya berkembang. Materi di kelas Bunda seperti ini sangat bermanfaat. Sebagai Bunda, kita pun tidak boleh kalah lho dengan anak-anak milenial. Tidak usah malu untuk terus belajar dan up date tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia digital.

Berkat materi di acara kelas bunda ini, saya mulai senang menulis dan bercerita pada caption unggahan saya. Terkadang saya mempercantik hasil foto dengan aplikasi tambahan agar ungghan lebih menarik. 


Semoga dengan ilmu dan materi yang saya pelajari serta pahami di Kelas Bunda dapat memotivasi saya untuk membuat konten dan unggahan yang menarik. Semakin semangat untuk sharing seputar parenting dan keseharian saya beserta nduk Rasti, semoga bermanfaat atau mungkin dapat menginspirasi bunda yang lain. O iya, saya tertarik menjadi bagian dari Bundafluencer. Semoga ada rezeki menjadi bagian dari Bundafluencer2020.


Jangan lupa untuk update artikel menarik seputar nutrisi, parenting, tumbuh kembang dan juga bisa cek potensi prestasi si kecil lho.  Ayo kunjungi www.generasimaju.co.id atau Fanpage Aku Anak SGM dan Instagramnya @akuanaksgm

Ibuk undur diri dulu. Dan pastikan Bunda-Bunda hebat lainnya aktif di Fanpage Aku Anak SGM.  Kepo-in terus ya! 


Semangat Hidup Positif & Selamat beraktifitas.
See you 😘


Wassalamu'alaikum..


#GenerasiMaju
#MombassadorSGMEksplor

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Motorik Halus Sejak Dini

Perkembangan gerak motorik anak terus berkembang secara signifikan. Gerakan motorik terbagi menjadi tiga, yaitu gerakan refleks, motorik kasar, dan motorik halus. Pada dasarnya, gerakan refleks dan motorik kasar akan berkembang dengan sendirinya melalui aktivitas gerak anak sehari-hari. Contohnya adalah aktivitas merangkak, meraba, berjalan, melompatdan berbagai gerakan lainnya. Melatih gerakan motorik halus pada anak membutuhkan kesabaran, konsentrasi, serta sinkronisasi otak, saraf dan gerak tubuh. Melalui permainan-permainan sederhana berikut ini motorik halus si kecil akan terasah. Permainan apa sajakah itu? Mungkin beberapa permainan sempat saya post sebelumnya. 1. Bermain pasir Permaianan ini bisa dimulai dengan perlahan-lahan ajak si kecil mengumpulkan pasir di ember atau tempat yang disediakan. Mencetak pasir mengikuti bentuk tertentu seperti istana pasir atau benteng kerajaan. Kegiatan ini dapat merangsang gerak motorik halus dan juga melatih anak untuk berimajinasi...

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...