Langsung ke konten utama

Langkah Preventifku sebagai Mombassador SGM Eksplor untuk Anak Generasi Maju dan Keluarga Selama Masa Pandemi Coronavirus

Langkah Preventif Untuk Keluarga Selama Masa Pandemi Coronavirus

Assalamualaikum,

Alhamdulillah masih diberi kesempatan tuk berbagi kembali dengan Bunda-Bunda hebat!😍🥰

Saat ini semakin marak virus Corona yang jujur membuatku takut & khawatir. Jadi mungkin saat ini yang bisa aku lakukan adalah menerapkan pola hidup bersih & sehat. Dan sebagai Mombassador SGM Eksplor, Alhamdulillah banyak sekali informasi yang aku dapatkan dan bermanfaat seperti langkah preventif untuk keluarga terlebih untuk Nduk Rasti Anak Generasi Maju di masa Pandemi Covid-29 seperti saat ini.

Contohnya dengan menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan makanan serta terus mengkonsumsi menu makanan sehat dan bernutrisi. Perbanyak konsumsi sayur, buah segar dan lengkapi dengan Susu SGM Eksplor untuk melengkapi nutrisi harian si kecil, 2 gelas sehari ya.

Mungkin salah satu hal paling mudah adalah dengan membiasakan mencuci tangan yang benar dengan sabun & air bersih. Cuci tangan dari sela-sela jari, kuku tangan dan punggung tangan. Biasakan si kecil untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah batuk dan bersih, setelah menyentuh sampah/kotoran.

Ayo bunda kita lakukan pencegahan virus corona dengan membiasakan hidup sehat dan bersih. Ajarkan si kecil kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Jaga Kesehatan Jangan Tebar Kepanikan! Tetap berpikir Positif! Stay Healthy!

Jadi bunda selama berdiam diri sementara di rumah saat masa penanganan Pandemi Covid-19 bisa terapkan langkah-langkah berikut:

  • Nikmati kegiatan #DirumahAja sebagai rutinitas baru yang menyenangkan. Sebisa mungkin tetap berada di rumah jika tidak ada hal atau keperluan yang mendesak. Lakukan berbagai kegiatan yang menyenangakn dengan si kecil. Seperti memasak bersama, bercerita, berjemur sambil berolahraga bersama dan lain-lain. Banyak lho resep makanan dan camilan yang dapat diuji coba. Memasak bersama si kecil akan menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan😍🥰. 
  • Pastinya mematuhi aturan Pemerintah untuk tetap #DiRumahAja, namun jika terpaksa harus pergi keluar rumah walaupun jaraknya dekat harus gunakan masker dan mengenakan baju serta celana panjang yang bisa menutupi area kulit.
Gunakan masker, pakaian lengan panjang dan celana panjang jika terpaksa harus keluar rumah.
  • Terapkan pola hidup bersih dan sehat. Langsung mandi dan berganti pakaian sepulangnya dari luar. Jadi jangan lakukan kontak fisik dengan keluarga jika belum bebersih ya. Jadi semakin rajin mencuci ya bunda 😚
  • Menjaga tubuh agar selalu fit dengan tetap produktif selama di rumah, dengan melakukan olahraga kecil.
  • Sediakan makanan yang bernutrisi dan bergizi seimbang untuk si kecil dan keluarga. Perbanyak buah dan sayur ya Bunda. Untuk si kecil jangan lupa 2 gelas susu sehari.
  • Konsumsi multivitamin atau ramuan herbal
  • Rajin berjemur dengan si Kecil saat pagi hari. Biarkan tubuh 

Bunda, selalu update artikel menarik seputar nutrisi, parenting, tumbuh kembang anak dan juga bisa cek potensi prestasi si kecil di website SGM atau Fanpage Aku Anak SGM dan Instagramnya @akuanaksgm

Bunda, Ibuk sarankan  kembali untuk kunjungi website www.generasimaju.co.id atau menghubungi Careline SGM di nomor 0800 1 360 360 untuk informasi tentang nutrisi, tumbuh kembang si Kecil. Pastinya agar tidak termakan isu simpang siur terkait nutrisi dan tumbuh kembang si Kecil (yang ada kaitannya dengan berita coronavirus), jadi wajib kunjungi ya lamannya!


Ayo Bunda-Bunda hebat terus menginpirasi dan mendukung Anak Generasi Maju.


Ibuk pamit undur diri dulu.
Stay Safe & Keep Healthy!! 


See you 😘


Wassalamualaikum..

#SGMEksplor
#BersatudanKuat
#GenerasiMaju
#MombassadorSGMEksplor
#PoinPrestasi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kreatifitas Buah Hati dalam Kolase

Membuat kolase sangat menyenangkan. Kolase adalah komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan, seperti kertas, kain, kaca, logam, kayu, dan lainnya yang ditempelkan pada permukaan gambar. Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan berbagai macam paduan bahan. (Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kolase) Kolase yang biasa Bunda temui biasanya dibuat dengan menempel-nempel potongan kertas warna-warni, biji-bijian, kerang, kulit telur, daun-daun kering, pita, manik-manik & lain. Bahan-bahan yang ingin ditempelkan tergantung dari kreatifitas Bunda & si Kecil. Seru sekali ya Bunda. Kolase yang biasa dibuat biasanya dari potongan kertas warna-warni. Hal ini dikarenakan bahan yang diperlukan mudah diperolah. Bahannya cukup kertas warna-warni dan lem kertas. Kertas warna-warni cukup dipotong kecil-kecil sesuai selera. Tempelkan potongan kertas warna-warni dengan lem pada pola yang diinginkan. Yeay, yuk berkreasi. Untuk kolase dari biji-...

Asah Motorik Halus Sejak Dini

Perkembangan gerak motorik anak terus berkembang secara signifikan. Gerakan motorik terbagi menjadi tiga, yaitu gerakan refleks, motorik kasar, dan motorik halus. Pada dasarnya, gerakan refleks dan motorik kasar akan berkembang dengan sendirinya melalui aktivitas gerak anak sehari-hari. Contohnya adalah aktivitas merangkak, meraba, berjalan, melompatdan berbagai gerakan lainnya. Melatih gerakan motorik halus pada anak membutuhkan kesabaran, konsentrasi, serta sinkronisasi otak, saraf dan gerak tubuh. Melalui permainan-permainan sederhana berikut ini motorik halus si kecil akan terasah. Permainan apa sajakah itu? Mungkin beberapa permainan sempat saya post sebelumnya. 1. Bermain pasir Permaianan ini bisa dimulai dengan perlahan-lahan ajak si kecil mengumpulkan pasir di ember atau tempat yang disediakan. Mencetak pasir mengikuti bentuk tertentu seperti istana pasir atau benteng kerajaan. Kegiatan ini dapat merangsang gerak motorik halus dan juga melatih anak untuk berimajinasi...

Mengajarkan Tanggung Jawab pada Si Kecil

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak dini. Mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya. Ayah dan Bunda dapat memulainya apabila anak bila sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana. Usia ideal untuk mengajarkan tanggung jawab adalah di usia 3 tahun, meski ada juga yang memulainya lebih awal lagi. Namun hal ini kembali lagi ke Ayah Bunda, karena kitalah yang memahami anak masing-masing. Ayah Bunda lah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab. Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara. Beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak, yaitu: 1. Menjadi contoh dan konsisten Jangan pernah bosan mengatakan bahwa Ayah Bunda adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, Ayah Bunda pun harus menjadi pribadi...